Advantages Disadvantages Difference Operating System 32 Bit and 64 Bit

Advantages Disadvantages Difference Operating System 32 Bit and 64 Bit
Before we discuss the advantages shortcomings difference 32 bit operating system and 64 bit is useful to first identify the computer or laptop that we use to use which system? how to Start => Control Panel => System, or right-click the My Computer icon and select Properties, or from a run type “sysdm.cpi”, there will be written when using the X86 and X64 32 bit system when using a 64 bit system. But the average PC and laptop market that use a lot of system hardware 32 bit even though it already supports 64 Bit.
Basically the difference in system 32 bit to 64 bit lies in its processor, if the processor Intel 64 bit output coded EM64T (Intel Dual Core or Core2Duo) and the output coded AMD 64 end of series (Athlon 64), if the computer pal generation Pentium 3 down is certain systems in 32bit. For the OS from XP until now there are 32 bit and 64 bit, but from XP down like winme, win98 etc still use 32-bit system.
In theory a 64 bit system it is faster to process the data compared with the 32 bit system. Even in dealing with any 32-bit RAM memory can only 4Gb but the computer reads only 3.25 Gb sometimes alone, while for 64-bit system can be more than 4Gb.
For more current software or software support system 32 bit to 64 bit, while still rare, but there are many 32 bit software can be installed on 64 bit, except for anti-virus software and a driver must match the version of the OS that is installed on the computer or laptop buddy.
After knowing Advantages, Disadvantages, Difference System 32 bit and 64 Bit buddy can specify to use the system 32 Bit or 64 Bit with a record of hardware or hardware support pal is 64 Bit.
For Linux OS even when we download the master file no choice 32 bit or 64 bit systems in.
Nowadays computer either laptop or desktop PC using the Windows operating system is generally available in two types, use the Windows version of the 32-bit version or 64-bit. The difference is the amount of information that can be handled by the PC processor at any given moment. While the computer is designed for 64-bit operating systems have the potential performance of a much larger computer, so it requires a fundamental change in designing a software for 64-bit operating system.
The effect size of the registers to speed:
Each of the read / write of memory (called the load / store) to read / write information on the size of the register; then the 64-bit registers in theory potentially has 2x speed 32-bit registers. But this is only in theory, because in fact the processor also spend time doing other things besides load / store, such as mathematical processing, vector-processing, etc..

The effect of size on the precision registers:
In simplistic: The length of the register, the more numbers-behind-coma that can be calculated accurately. As an illustration: Suppose the real number resolution at 32-bit is 0.0001, then the resolution of real numbers on a 64-bit can reach 0.0000001 (so much more precise).

The effect size of the registers to memory size:
One of the many registers are “addressing register”. Addressing register (or registers, if more than one) is a register that has the function of ‘pointing’ to a particular address in memory. Range (range) designation is referred to as memory space.
In the 32-bit architecture, addressing registers capable of ‘points’ position memory from 0 s / d 4’294’967’295 ??(4 GiB – 1). This has resulted in appearing “4 GiB limit” on the system architecture based 32-bit.
In the 64-bit architecture, addressing registers capable of ‘points’ position memory from 0 s / d 18’446’744’073’709’551’615 (16 EIB – 1). As we see, there is no longer ’4 GiB limit’ based system 64-bit architecture.

The effect size of the dataset registers:
“Dataset” is the term for ‘a set of data to be loaded into memory for processing, and (optionally) be written back to the hard disk’.
32-bit systems are limited to the dataset of (2 ^ 32) -1, or (4 GiB – 1). Given some memory should be used for the OS and program the relevant database, then it is usually only by 1-2 dataset GiB only. That is, a database of the size of, say, 20 GiB (familiar in the context of large companies), must be processed 10 ~ 20x.
64-bit systems do not have the above limitations. He can load the dataset for the availability of memory. That is, the database 20 GiB above to load completely (insufficient memory origin), is processed in one way only

Read more: Advantages Disadvantages Difference Operating System 32 Bit and 64 Bit ~ Free Download Software Full Version ™

PERAWTAN PADA PRINTER

  1. Gunakan printer secara berkala dan teratur. Jangan membiarkan printer “nganggur” dalam waktu yang cukup lama. Setiap hari atau dua hari sekali printer harus dipakai untuk mencetak paling tidak 2 – 3 lembar dan pastikan hasil cetakannya sempurna. Usahakan cetakan berimbang dalam hal warna… artinya jangan warna hitam saja tetapi  cetaklah tulisan/gambar yang mengandung unsur warna hitam, merah, kuning dan biru (warna-warni) sehingga diharapkan seluruh Head bekerja semua. Hal ini bertujuan menjaga agar tinta pada seluruh Print Head tidak mengering/menggumpal.
  2. Jangan biarkan Cartridge/Ink Tank kosong dalam waktu cukup lama. Segera isi Cartridge apabila tinta mulai kosong/habis.
  3. Dalam melakukan isi ulang/refile khususnya saat melepas cartridge, jangan sampai menyentuh pin CMOS (ditandai dengan gambar telapak tangan yang di silang). Pin tersebut sangat sensitif (bisa rusak) akibat listrik statis yang berasal dari tubuh kita.
  4. Gunakan merk tinta yang sama saat isi ulang/refile. Kalaupun berbeda pastikan tinta pada cardtridge telah benar-benar kosong/habis. Hal ini untuk menghindari adanya reaksi penggumpalan tinta akibat merk  tinta berbeda yang dapat menyumbat lubang tinta pada Head. Ini yang biasanya sering dilupakan dalam tips perawatan printer.
  5. Saat mencetak  gunakan kertas yang bersih dan masih “layak” artinya tidak lusuh atau “lungset” karena kertas yang lusuh dapat menyebabkan macet/berhenti mencetak atau “mbulet” akibat kertas yang slip pada rol printer. Selain itu kertas yang berdebu dapat menyebabkan debu nempel ke  Head.
  6. Bersihkan printer yang kotor menggunakan kuas atau lap dengan kain. Khusus bagian dalam gunakan kuas kecil untuk dapat mencapai sela-sela yang sulit. Saat melakukan pembersihan pastikan printer dalam keadaan OFF atau Mati total (kabel listrik tercabut).
  7. Gunakan penutup printer supaya terlindung dari debu. Anda dapat menutupnya rapat dengan kain sehingga masih ada pertukaran udara. Jangan menggunakan penutup (menutup rapat) dengan plastik karena udara lembab dapat mempercepat kerusakan printer.
  8. Kalau printer Anda sering digunakan (biasanya untuk kantor) jangan sering-sering mematikan printer pada setiap habis ngeprint… biarkan printer tetap menyala. Hal ini untuk meminimalisir Over Hit Counter pada Limit Counter BIOS. Semua printer memiliki batasan jumlah mencetak (rata-rata 2000 kali). Setiap kita menyalakan printer maka Counter akan bertambah (dianggap 1 kali mencetak). Bayangkan kalau selama jam kerja (misal 8 jam) kita mematikan dan menyalakan printer sampai 10 kali atau 20 kali….?!! maka hal tersebut akan mempercepat kita melakukan RESET Counter pada BIOS printer kita.
  9. Jangan terlalu sering mencetak gambar / tulisan yang dipertebal atau Fill dengan kepadatan yang tinggi karena akan memperberat kerja Head yang otomatis akan memperpendek usia Head.
  10. Khusus printer yang pakai Infus,… Letakkan Tangki Tinta Infus sejajar (agak rendah sedikit) dengan Catridge. Hal ini untuk menjaga agar tinta tidak mengalir secara langsung ke Catridge pada saat printer tidak digunakan.
  11. Bersihkan/cuci Busa/Spon Penghisap tinta yang ada dibagian Dalam printer paling tidak 1 tahun sekali atau kalau dirasa daya hisapnya mulai melemah. Biasanya ditandai dengan tidak berjalannya Proses Cleaning Head atau ada luberan tinta dibagian dalam printer. Kalau hal tersebut dibiarkan bisa berbahaya bagi rangkaian elektronik/mekanik printer. Pada beberapa kasus dipakai trik yaitu dengan mengeluarkan slang yang masuk  penghisap dan ditampung pada wadah tersendiri. Khusus yang no.12 ini kalau Anda belum berpengalaman bisa minta bantuan Teknisi.

Tips dan cara merawat printer biar tidak cepat rusak, Printer adalah alat yang menampilkan data dalam bentuk cetakan, baik berupa teks maupun gambar/grafik, di atas kertas. Printer biasanya terbagi atas beberapa bagian, yaitu picker sebagai alat mengambil kertas dari tray. Tray ialah tempat menaruh kertas. Tinta atau toner adalah alat pencetak sesungguhnya, karena ada sesuatu yang disebut tinta atau toner yang digunakan untuk menulis/ mencetak pada kertas. Perbedaan toner dan tinta ialah perbedaan sistem; toner atau laser butuh pemanasan, sedangkan tinta atau inkjet tak butuh pemanasan, hanya pembersihan atau cleaning pada print-head printer tersebut. cara merawat printer Buat sobat blogger yang mempunyai Printer atau pencetak dirumah sebaiknya dirawat dengan baik, karena printer-printer sekarang sangat manja sekali, dibiarkan terbengkalai sedikit saja sudah minta jajan ditukang service. Jadi sebelum itu terjadi sebaiknya kita melakukan langkah demi langakah supaya keawetan printer terjaga, lebih baik mencegah daripada mengobati. berikut adalah sedikit tips supaya printer tidak cepat rusak.

BOOT LOADER

Pengertian Boot Loader. Sebelumnya, saya minta maaf lagi nih kepada kakak-kakak sekalian, saya baru bisa buat artikel baru diakarenakan liburan. Hehehehehehe.. Okeh, kali ini saya akan membahas mengenai Pengertian Boot Loader. Mungkin, kata Boot Loader masih awam di telinga kakak-kakak sekalian. Apalagi untuk kakak-kakak yang masih baru di dunia Open Source (red : GNU/Linux ^^). Tapi, bagi kakak-kakak yang sudah mengerti lebih dalam mengenai Pengertian Boot Loader tolong agar men-share ilmunya disini yah. Hehehehehehe…. Okeh, tanpa basa-basi lagi, silahkan membaca artikel mengenai Pengertian Boot Loader versi saya :D

Boot Loader adalah suatu program yang sudah tertanam pada suatu sistem operasi untuk mem-boot atau memanggil sistem operasi yang ada pada hard disk dan media boot lainnya seperti flashdisk  (contohnya GRUB dan LILO). Biasanya Boot Loader digunakan untuk memilih sistem operasi yang ada pada hard disk karena pada hard disk tersebut memiliki lebih dari 1 sistem operasi. Boot Loader ini, dimuat pada BIOS komputer, yang kemudian digunakan untuk memanggil kernel suatu sistem operasi.

Jadi, Boot Loader ini digunakan untuk memilih dan memanggil sistem operasi yang ada pada hard disk dan media boot lainnya. Misalnya, pada hard disk terdapat sistem operasi GNU/Linux Mandriva 2010.1 dan Ubuntu 10.10. Nah, anda bisa menggunakan salah satu Boot Loader yang sudah disediakan dari kedua sistem operasi tersebut. Boot Loader, harus dipasang pada MBR (Master Boot Record) pada hard disk atau media boot lainnya agar sistem operasi yang terdapat pada hard disk atau media boot lainnya bisa di-boot dengan baik.

Kapasitas ,Macam-macam merk, Harddisk

MERK HARDDISK

Seagate merupakan salah satu dari sekian banyaknya perusahaan yang mampu menjual banyak sekali Hard Disk dipasaran. Dan banyak sekali orang menyebut Seagate sebagai perusahaan Hard Disk terbesar
Kelebihan Hard Disk Seagate:
1. Transfer data hingga 5.400 RPM-7.200 RPM
2. Sekarang ada 2 pilihan yang dapat dipilihseperti Hard SATA/ATA. SATA merupakan Hard Disk yang cepat dikelasnya.
3. Awet dan bisa digunakan selama 24 jam nonstop.
4. Harganya yang relative murah.
5. Untuk produk internasional, Seagate memberikan garansi selama 5 tahun, sedangkan untuk produk local garansinya hingga 3 tahun.
Kekurangan Hard Disk Seagate:
1. Karena memiliki RPM yang cukup tinggi, Hard Disk Seagate menjadi cepat panas.
2. Jika dibandingkan dengan Hard Disk merek lain yang berukuran sama, mungkin Hard Disk Seagate memiliki harga yang cukup mahal.

Western Digital (WD):
Western Digital merupakan perusahan pesaing Seagate dalam persaingan Hard Disk tentunya. Pada tahun 2010 perusahaan Western Digital kini telah menjadi perusahaan Hard Disk terbesar di dunia. Hal ini jelas terlihat dari kesuksesannya menjual Hard Disk’nya di seluruh dunia dengan jumlah sekitar 800ribu unit lebih.
Anda semua ingin tahu mengapa Hard Disk dari Western Digital (WD) ini banyak digunakan oleh masyarakat?
Hard Disk Western Digital
Kelebihan Hard Disk Western Digital (WD):
1. Memiliki RPM yang sama dengan produk Hard Disk dari Seagate.
2. Harga yang relative murah.
3. Memiliki garansi 1 tahun.
4. Dengan RPM yang cukup tinggi dikelasnya, namun Hard Disk ini tidak cepat panas.
5. Tidak menimbulkan suara berisik ketika digunakan.

Kekurangan Hard Disk Western Digital (WD):
1. Belum cukup optimal ketika digunakan 24 jam nonstop, dan jika terus dipanaskan dapat menyebabkan speednya turun dan terus menurun.
Maxtor:
Maxtor merupakan sebuah perusahaan yang dulunya mendapatkan gelar perusahaan penghasil Cakram terbesar. Namun sekarang, pihak Seagate mengambil alih perusahaannya dan sekarang kedua perusahaan tersebut bekerja sama dalam memproduksi Hard Disk yang lebih ramah lingkungan.
Hard Disk Maxtor
Kelebihan Hard Disk Maxtor:
1. Memiliki kecepatan yang hamper sama dengan Hard Disk Seagate dan juga Western Digital (WD).
2. Desainnya bagus dan menarik untuk dipandang.
3. Harganya lebih murah dibandingkan dengan harga Hard Disk Seagate.
4. Hard Disk Maxtor memiliki garansi local hingga 2 tahun, serta untuk garansi internasional Maxtor memberikan garansi selama 3 tahun
Kekurangan Hard Disk Maxtor:
1. Hard Disk ini cepat panas seperti Hard Disk Seagate.
2. Produk yang satu ini lebih sering terkena Bad Sector.
Hitachi Deskstar:
Hitachi merupakan perusahaan yang menghasilkan banyak sekali barang elektronik yang diminati oleh masyarakat. Salah satu produk yang dihasilkan yaitu Hard Disk. Selain itu perusahaan ini juga menyediakan Hard Disk untuk Notebook.
Kelebihan Hard Disk Hitachi Deskstar:
1. Hard Disk ini memiliki RPM yang sama dengan Hard Disk lainnya.
2. Hard Disk ini masih terasa dingin ketika digunakan selama 24 jam non stop.
3. Harganya yang cukup murah.
4. Masih bertahan dengan kemampuan awalnya hingga penggunaan 24 jam.
5. Menawarkan garansi yang cukup lama yakni sekitar 2 tahun.
Kekurangan Hard Disk Hitachi Deskstar:
1. Hard Disk ini masih kurang cocok untuk hal encode atau decode video
Samsung
Mendengar namanya saja pasti sudah tidak asing lagi bagi Anda semua. Kini Samsung juga ikut bergerak dalam memproduksi Hard Disk. Samsung harus membuat memproduksi Hard Disk yang kualitasnya lebih baik dari pendahulunya yaitu Seagate dan lainnya.
Sekarang ini banyak sekali Hard Disk dari Samsung yang beredar di pasaran. Mulai dari Hard Disk internal hingga Hard Disk eksternal.
Hard Disk Samsung
Kelebihan Hard Disk Samsung:
1. Hemat power hingga 50%.
2. RPM hingga 5.400 RPM-7.200 RPM.
3. Tidak menghasilkan suara yang begitu berisik ketika digunakan.
4. Desain yang cukup menarik.
5. Harganya yang cukup murah.
Sekarang Anda bisa memilih Hard Disk yang sesuai dengan kebutuhan dan budget masing-masing. Semoga tulisan ini cukup bermanfaat bagi Anda. Khususnya calon pembeli Hard Disk.
Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar.Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi.

Tidak hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya.Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh.Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada disket biasa.Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi.Hal ini tentu saja tidak efisien.Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut.

Data pada hardisk tersebut bisa berupa dokumen, serta tempat System OS serta aplikasi program di install. Sebenarnya Hardisk dapat di golongkan dengan Memory, yaitu memory permanen, karena data dan dokumen yang tersimpantidak akan hilang

setelah komputer di matikan atau di offkan.

Bagian-bagian dari hardisk:

Platter

Berbentuk sebuah Pelat atau piringan yang berfungsi sebagai penyimpan data.Berbentuk bulat,merupakan cakram padat,memiliki pola-pola magnetis pada pada sisi-sisi permukaanya.Platter terbuat dari metal yang mengandung jutaan magnet-magnet kecil yang disebut dengan magnetic domain.Domain-domain ini diatur dalam satu atau dua arah untuk mewakili binary “1″ dan “0″

Dalam piringan tersebut terdiri dari beberapa track, dan beberapa sector, dimana track dan sctor ini adalah tempat penyimpanan data serta file system. Misalnya hardisk kita berkapasitas 40 GB, bila di format kapasitasnya tidak sampai 40 Gb. karena harus ada trac dan sector yang dipakai untuk menyimpan ID pengenal dari formating hardisk tersebut.Jumlah pelat dari masing-masing harddisk berbeda-beda,tergantung pada teknologi yang digunakan dan kapasitas yang dimiliki tiap harddisk.Untuk harddisk-harddisk keluaran terbaru,biasanya sebuah plat memiliki daya tampung 10 sampai 20 Gigabyte.Contohnya sebuah Harddisk berkapasitas 40 Gigabyte,biasanya terdiri dari dua buah plat yang masing-masing berkapasitas 20 Gigabyte.

Spindle

Spindle merupakan suatu poros tempat meletakan platter.Poros ini memiliki sebuah penggerak yang berfungsi untuk memutar pelat harddisk yang disebut dengan spindle motor.Spimdle inilah yang berperan ikut dalam menentukan kualitas harddisk karena makin cepat putaranya,berarti makin bagus kualitas harddisknya.Satuan untuk mengukur perputaran adalah Rotation Per Minutes atau biasa disebut RPM.Ukuran yang sering kita dengar untuk kecepatan perputaran ini antara lain 5400 RPM,7200 RPM atau 10000RPM

Head

Piranti ini berfungsi untuk membaca data pada permukaan pelat dan merekam informasi ke dalamnya.Setiap pelat harddisk memiliki dua buah head.Satu di atas permukaan dan satunya lagi dibawah permukaan.

Head ini berupa piranti yang elektromagnetik yang ditempatkan pada permukaan pelat dan menempel pada sebuah slider.Slider melekat pada sebuah tangkai yang melekat pada actuator arms.Actuator arms dipasang mati pada poros actuator oleh suatu papan yang disebut dengan logic board.

Oleh karena itu pada saat hardisk bekerja tidak boleh ada guncangan atau getaran, karena head dapat menggesek piringan hardisk sehingga akan mengakibatkan Bad Sector, dan juga dapat menimbulkan kerusakan Head Harddisk sehingga hardisk tidak dapat lagi membaca Track dan Sector dari Hardisk

Logic Board

Logic Board merupakan papan pengoperasian pada hardisk, dimana pada logic Board terdapat Bios Hardisk sehingga hardisk pada saat dihubungkan ke Mother Board secara otomatis mengenal hardisk tersebut, seperti Maxtor, Seagete dll. selain tempat Bios hardisk Logic Board juga tempat switch atau pendistribusian Power Supply dan data dari Head Hardisk ke mother Board untuk ki kontrol oleh Processor.

Actual /Actuator aAxis

Adalah poros untuk menjadi pegangan atau sebagai tangan robot agar Head dapat membaca sctordari hardisk.

Ribbon Cable

Ribbon cable adalah penghubung antara Head dengan Logic Board, dimana setiap dokumen atau data yang di baca oleh Head akan di kirim ke Logic Board untuk selanjutnya di kirim ke Mother Board agar Processor dapat memproses data tersebut sesuai dengan input yang di terima.

IDE /SCSI Interface Conector

Adalah kabel penghubung antara hardisk dengan matherboard untuk mengirim atau menerima data.
Sekarang ini hardisk rata-rata sudah menggunakan system SATA sehingga tidak memerlukan kabel Pita (Cable IDE)

Setting Jumper

Setiap hardisk memiliki setting jumper, fungsinya untuk menentukan kedudukan hardisk tersebut. Bila pada komputer kita dipasang 2 buah hardisk, maka dengan menyeting Setting Jumper kita bisa menentukan mana hardisk Primer dan mana Hardisk Sekunder yang biasanya disebut Master dan Slave.

Master adalah hardisk utama tempat system di instal, sedangkan Slave adalah hardisk ke dua biasanya dibutuhkan untuk tempat penyimpanan dokumen dan data. Bila Jumper settingnya tidak di set, maka hardisk tersebut tidak akan bekerja.

Power Conector

Adalah sumber arus yang langsung dari power supply. Power supply pada hardisk ada dua bagian :

1. Tegangan 12 Volt, berfungsi untuk menggerakkan mekanik seperti piringan dan Head.

2. Tegangan 5 Volt, berfungsi untuk mesupply daya pada Logic Board agar dapat bekerja bekerja dan mengirin data

Jenis-jenis hardisk:


Boot Sector

Merupakan sektor boot dari sebuah sektor harddisk, floppy disk, atau perangkat penyimpanan data yang sama yang berisi kode program untuk boot (biasanya, tapi tidak harus, sistem operasi) disimpan di bagian lain dari disk.
Pada mesin IBM PC yang kompatibel BIOS memilih perangkat boot, maka salinan sektor pertama dari perangkat (yang mungkin suatu MBR, VBR atau kode yang dapat dieksekusi), untuk lokasi alamat 0x7C00.

Cluster

Cluster, atau allocation unit (unit alokasi) dalam beberapa sistem berkas (file system) dan pengorganisasian disk, seperti File Allocation Table dalam sistem operasi MS-DOS dan NTFS dalam Windows NT merujuk kepada kumpulan sektor media penyimpanan yang digunakan oleh sistem operasi sebagai sebuah kesatuan, yang dapat digunakan untuk menyimpan informasi di dalam berkas atau direktori. Cluster dimaksudkan untuk mengurangi keborosan dalam melakukan manajemen terhadap struktur data di dalam hard disk, sehingga sistem berkas tidak akan mengalokasikan sektor disk fisik, tetapi sekumpulan sektor yang saling bedekatan.

Cylinder

Sebuah disk drive silinder adalah divisi data dalam disk drive, seperti yang digunakan dalam mode pengalamatan CHS hard disk (atau floppy disk). Hal ini juga digunakan dalam Cylinder-Head-Record (CCHHRR) mode pengalamatan CKD disk. Konsepnya adalah konsentris, cekung, silinder irisan melalui disk fisik (piringan), mengumpulkan masing-masing trek melingkar sejajar melalui tumpukan piring.

Sector

Dalam konteks penyimpanan disk komputer, sebuah sektor adalah subdivisi dari sebuah lagu pada magnetik disk atau optical disk. Masing-masing sektor menyimpan suatu jumlah data tetap. Format khas media ini menyediakan ruang untuk 512 byte (untuk magnetik disk) atau 2048 bytes (untuk cakram optik) dari data yang dapat diakses pengguna per sektor.

FAT

Sistem berkas FAT atau FAT File System adalah sebuah sistem berkas yang menggunakan struktur tabel alokasi berkas sebagai cara dirinya beroperasi. Untuk penyingkatan, umumnya orang menyebut sistem berkas FAT sebagai FAT saja. Kata FAT sendiri adalah singkatan dari File Allocation Table, yang jika diterjemahkan secara bebas ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Tabel Alokasi Berkas. Arsitektur FAT sekarang banyak digunakan secara luas dalam sistem komputer dan kartu-kartu memori yang digunakan dalam kamera digital atau pemutar media portabel.

Platter

Sebuah piring hard disk (atau disk) adalah sebuah komponen dari sebuah hard disk drive: ini adalah lingkaran disk tempat data disimpan magnetik. Sifat yang kaku piring-piring di sebuah harddisk adalah apa yang memberi mereka nama mereka (sebagai lawan dari bahan fleksibel yang digunakan untuk membuat floppy disk). Hard drive biasanya memiliki beberapa piringan yang dipasang pada gelendong yang sama. Sebuah piring dapat menyimpan informasi di kedua belah pihak, yang membutuhkan dua kepala per piring.

Hard disk recorder

Sebuah hard disk perekam adalah jenis sistem pencatatan yang menggunakan kapasitas tinggi hard disk untuk merekam audio digital atau video digital. Hard disk sistem perekaman mewakili sebuah alternatif yang lebih tradisional reel-to-reel tape atau kaset sistem multitrack, dan memberikan kemampuan pengeditan tidak tersedia untuk tape recorder. Sistem, yang dapat mandiri atau berbasis komputer, biasanya mencakup ketentuan-ketentuan pencampuran digital dan pengolahan sinyal audio.

Host adapter

Dalam perangkat keras komputer, sebuah host controller, host adapter, atau host bus adapter (HBA) menghubungkan sistem host (komputer) ke jaringan lainnya dan perangkat penyimpanan. Istilah ini terutama digunakan untuk merujuk ke perangkat untuk menghubungkan SCSI, Fibre Channel dan eSATA perangkat, tetapi perangkat untuk koneksi ke IDE, Ethernet, FireWire, USB dan sistem lain juga mungkin disebut host adapter. Baru-baru ini, kedatangan iSCSI telah membawa sekitar Ethernet HBAs, yang berbeda dengan Ethernet NIC di bahwa mereka termasuk perangkat keras yang didedikasikan iSCSI-offload TCP Engine.

Interleave

Ketika mengacu ke komputer hard disk drive, interleaving adalah metode untuk membuat membaca data lebih efisien. Interleaving adalah metode pengorganisasian sektor pada hard disk drive komputer, sehingga data yang akan diatur sehingga membaca / menulis kepala dapat mengakses informasi lebih mudah, sehingga data yang dibaca dari hard disk lebih cepat.

Logic Board

Sebuah papan logika adalah Apple Macintosh setara dengan motherboard. Istilah dewan logika diciptakan kembali di tahun 1980-an, ketika Mac kompak pada saat memiliki dua komponen sirkuit terpisah. Istilah logika papan terjebak selama bertahun-tahun dari Macintosh manufaktur, bahkan di non-all-in-one Mac. Sebuah praktek lama untuk Apple saat model yang sudah ada ditingkatkan adalah untuk menawarkan upgrade dewan logika di mana user bisa membawa komputer mereka ke dealer Apple dan memiliki motherboard lama digantikan dengan yang baru, bersama dengan upgrade lain yang diperlukan untuk membawa komputer mereka di Sejalan dengan spesifikasi model baru. Motherboard yang lama akan disimpan oleh dealer sebagai perdagangan masuk

SCSI

Interface Sistem Komputer Kecil, atau SCSI (dibaca scuzzy [1]), adalah satu set standar untuk menghubungkan secara fisik dan mentransfer data antara komputer dan perangkat periferal. Standar SCSI mendefinisikan perintah-perintah, protokol dan antarmuka elektrik dan optik. SCSI yang paling sering digunakan untuk hard disk dan tape drive, tetapi dapat menghubungkan berbagai perangkat lain, termasuk scanner dan CD drive. Standar SCSI mendefinisikan perintah set untuk jenis perangkat perifer tertentu; kehadiran “tidak diketahui” sebagai salah satu jenis ini berarti bahwa secara teori, dapat digunakan sebagai sebuah antarmuka untuk hampir semua perangkat, tetapi standar sangat pragmatis dan ditujukan terhadap persyaratan komersial .

Motor Spindle

Motor spindle, juga kadang-kadang disebut spindle poros, bertanggung jawab untuk mengubah hard disk piring, memungkinkan hard drive untuk beroperasi. Motor spindle adalah semacam “kuda kerja” dari hard disk. Ini tidak mencolok, tetapi harus memberikan stabil, dapat diandalkan dan konsisten kekuatan mengubah ribuan jam sering terus digunakan, untuk memungkinkan hard disk untuk berfungsi dengan benar. Bahkan, banyak kegagalan drive sebenarnya kegagalan dengan motor spindle, bukan sistem penyimpanan data

Permasalahan pada hardisk

This is your first post, produced automatically by Blog.com. You should edit or delete it, and then start blogging!

PERMASALAHAN Pada dasarnya dari keempat permasalahan harddisk diatas adalah tentang masalah DATA. Data yang telah lama terkumpul dengan segenap tenaga dan waktu, menjadi hilang hanya dalam hitungan detik. Maka sudah seharusnyalah kita mempersiapkan bilamana hal tersebut terjadi. “Sedia mantel payung sebelum hujan” itulah yang seringkali kita dengar, tapi jarang kita terapkan. Sebaiknyalah data yang penting segera kita backup. Manakala ada sesuatu terjadi kita tidak akan merasa bingung apalagi stress. Selain itu perlu juga kita siapkan amunisi manakala terjadi permasalahan seputar harddisk (data yang hilang). Amunisi yang diperlukan disini adalah tips dan trik, serta software maupun tools yang berkenaan dengan penyelamatan data yang telah hilang. 1. Harddisk yang terformat. Bila terjadi hal seperti ini, langkah yang paling tepat adalah lepas harddisk dari pc, lalu hubungkan harddisk tersebut ke computer lain (bisa menggunakan kabel data USB 2.0 to IDE/SATA), kemudian gunakan software mengembalikan data bisa DOWNLOAD DISINI 2. Partisi harddisk hilang atau terhapus. Pada keadaan ini computer masih bisa login ke windows (jika partisi yang hilang bukan partisi dimana MBR berada). Partisi tidak bisa tampil pada windows eksplorer. Coba dicheck dulu dengan cara klik kanan [MyComputer] > [Manage] > pada storage pilih [disk management]. Coba dilihat pada jendela sebelah kanan, terlihat apa tidak partisi yang hilang atau tidak muncul tadi. Setelah itu gunakan software untuk mengembalikan partisi yang hilang atau terhapus. Saya lebih suka menggunakan software Partition Find and Mount Pro untuk mengatasi masalah partisi hilang atau terhapus. Bila sobat membutuhkan, bisa di download di SINI . Menggunakannyapun cukup mudah dan sederhana, yaitu setelah program dibuka pilih harddisk > scan > pilih salah satu dari pilihan yang tersedia > klik [scan]. Jika sudah ketemu partisi yang dicari (partisi yang hilang atau terhapus) klik [Mount As] ikuti perintah selajutnya. Buka kembali windows explorer, semoga partisi yang hilang sudah bertengger atau muncul kembali. 3. Harddisk tidak terdeteksi oleh computer. Untuk melihat apakah harddisk terdeteksi atau tidak bisa dilakukan dengan cara : pada saat computer booting, masuk ke BIOS dengan menekan tombol delete atau F2 (tergantung merk motherboardnya), kemudian pilih pada standart CMOS setup. Maka akan tampil sejumlah harddisk maupun cdrom yang terpasang. Harddisk tidak terdeteksi ini bisa disebabkan oleh karena kabel data maupun kabel power tidak tersambung dengan benar pada harddisk. [pasang kabel data IDE / SATA atau kabel power dengan benar pada harddisk]. Atau bisa juga disebabkan oleh pengaturan jumper yang tidak benar [atur kembali pengaturan jumper pada harddisk, tidak boleh sama dengan jumper cdrom atau harddisk yang lain bila terdapat lebih dari 1 harddisk]. Yang lebih parah lagi adalah dikarenakan harddisk memang sudah rusak parah sehingga tidak bisa digunakan lagi. 4. Harddisk lambat mengakses file atau data. Biasanya disebabkan karena Bad Sector. Untuk yang satu ini tidak perlu saya bahas, karena sudah banyak sekali tutorialnya di internet. Sekali lagi saya ingin mengingatkan….. lakukan langkah pencegahan